Employer Branding A to Z

Employer Brand merupakan reputasi perusahaan sebagai tempat kerja. Reputasi inilah yang menjadi salah satu pertimbangan kandidat melamar di perusahaan tersebut sehingga mengembangkan employer branding mulai menjadi salah satu fokus utama bagi sebagian besar perusahaan. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Career Arc, ditemukan setidaknya terdapat 96% perusahaan yang mempercayai bahwa employer brand dapat secara positif maupun negatif mempengaruhi kinerja perusahaan. Hal tersebut juga didukung oleh studi Aldousari, et. al. (2017) yang menemukan bahwa perusahaan yang memiliki strategi employer branding yang efektif memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan sejenis yang tidak mengelola employer branding. Dengan membangun employer branding, perusahaan dapat membentuk persepsi bahwa mereka adalah tempat yang cocok untuk bekerja bagi target kandidat maupun karyawan.

Pada umumnya, perusahaan melakukan strategi employer branding dengan tujuan untuk:

1. Merekrut kandidat berkualitas

Perusahaan manapun menginginkan kandidat yang berkualitas, namun mereka juga harus bersaing dengan kompetitor. Di sisi lain, kandidat yang diinginkan tidak selalu tersedia di pasar tenaga kerja. Lebih lanjut, menurut studi TalentNow, 84% pencari kerja menyatakan bahwa reputasi perusahaan sebagai employer merupakan hal yang penting. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan strategi employer branding yang tepat untuk menciptakan citra perusahaan yang positif sehingga dapat menarik kandidat potensial untuk bergabung.

2. Meningkatkan retensi karyawan

Selain membangun citra secara eksternal, perusahaan juga perlu memastikan citranya sebagai employer juga positif di mata karyawan yang ada di perusahaan saat ini. Dengan membangun citra yang positif secara internal, karyawan juga akan lebih memilih untuk tinggal di perusahaan daripada pindah ke perusahaan lainnya karena mungkin akan terdapat switching cost yang cukup besar. Misalkan, perusahaan lain mungkin tidak memberikan fasilitas atau kenyamanan yang sama seperti perusahaannya saat ini.

3. Meningkatkan employee engagement

Komponen dalam membangun Employer Brand meliputi reputasi perusahaan, Employee Value Proposition (EVP), serta Employee Experience (EX) (Adams, 2022). Dari ketiga komponen tersebut, EX merupakan komponen yang secara langsung mempengaruhi tingkat employee engagement karena berkaitan dengan bagaimana perusahaan memberikan EVP pada karyawannya. Jika karyawan menunjukkan tingkat employee engagement yang tinggi, maka mereka akan menunjukkan perilaku-perilaku yang dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja, seperti merekomendasikan perusahaannya, menjadi bagian dari organisasi, serta memberikan upaya dan waktu yang ekstra untuk bekerja bagi perusahaan (Markos, 2010).

Jadi, proses implementasi employer branding memiliki fokus secara eksternal dan internal. Secara eksternal, perusahaan fokus pada kegiatan promosi untuk meningkatkan citra perusahaan dan mendapatkan lebih banyak kandidat yang berkualitas. Secara internal, perusahaan fokus mengelola budaya dan ekspektasi karyawan agar dapat mempertahankan mereka. Kedua proses tersebut penting bagi perusahaan untuk mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas dan sesuai dengan misi, visi, dan values perusahaan.

 

Referensi

Adams, B. (2022, Feb 8). Make Your Employer Brand Stand Out in the Talent Marketplace. Harvard Business Review from https://hbr.org/2022/02/make-your-employer-brand-stand-out-in-the-talent-marketplace
Aldousari, A. A., Robertson, A., Yajid, M. S. A., & Ahmed, Z. U. (2017). Impact of employer branding on organization’s performance. Journal of Transnational Management, 22(3), 153–170. doi: 10.1080/15475778.2017.1335125
Backhaus, K., & Tikoo, S. (2004). Conceptualizing and researching employer branding. Career Development International, 9(5), 501-517.
David, T. (2017, Nov 13). 29 Surprising Stats on Employer Branding – Infographic. From CareerArc: https://www.careerarc.com/blog/employer-branding-study-infographic/
Markos, S. (2010). Employee Engagement: The Key to Improving Performance. International Journal of Business and Management, 5(12), 89-96. From https://www.auxiliumadviesgroep.nl/files/visuals/onderzoek_marc_artikel_actueel.pdf